Wednesday, December 18, 2019

Silaturrahmi Dengan "WATER PARK SUMEKAR"

Sumenep merupakan sebuah Kabupaten di provinsi Jawa Timur yang terletak di ujung timur Pulau Madura. Kabupaten Sumenep ini memiliki berbagai tempat wisata salah satunya Waterpark Sumekar (WPS). Waterpark Sumekar ini bermula dari kepedulian putra daerah yang bernama H. Latif yang merupakan pengusaha lokal yang lebih dari 30 tahun bergelut di bidang wisata. H. Latif melakukan perjalanan wisata keluar dari pulau Madura setiap tahun bersama keluarganya. Suatu hari H. Latif dipanggil sebagai putra daerah untuk membangun  objek wisata yang dapat dinikmati oleh masyarakat Madura. Waterpark pun menjadi salah satu ide yang dituangkan di atas 2 hektar lahan yang terletak di atas dua bukit yaitu bukit raja dan bukit ratu.  Pembangunan ini dimulai pada Januari 2011 hingga diresmikan pada tanggal 28 juni 2012 oleh Bupati Sumenep kala itu.





Adanya Waterpark Sumekar tidak lepas dari campur tangan dan dari Bapak Hasan yang merupakan warga asli dari Kasengan, Manding, Sumenep yang saat ini menjadi pengelola dari Waterpark Sumekar itu sendiri. Bapak Hasan juga ikut serta mewujudkan mimpi dari pengusaha muda H. Latif. Beliau juga berjuang menguatkan serta menyalurkan ide-idenya untuk mewujudkan mimpi desa Kasengan. Mulai dari melakukan proposal hingga presentasi dan wawancara sampai disetujuinya proposal pengajuan pembangunan Waterpark. Hingga saat ini Bapak Hasan diberikan amanat untuk mengurus Waterpark Sumekar sebagai aset wisata dari Kasengan, Manding, Sumenep.




Waterpark Sumekar mulai dibuka secara umum dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat pada tanggal 1 juli 2012. Dua hari setelah peresmian, difokuskan untuk mengelola sumber daya manusia untuk kesiapan operasional waterpark. Modal yang dibutuhkan H. Latif untuk membangun waterpark ini adalah 4,5 Milliar  dan modal tersebut ditargetkan dapat kembali dalam kurung waktu 2 tahun setelah peresmian atau setelah pembukaan untuk umum. Antusias warga terutama warga madura yang cukup besar membuat modal tersebut dapat kembali hanya dalam kurung waktu 1,5 tahun. Pembangunan waterpark tersebut tanpa melibatkan arsitek, hanya bermodal dari ide kreatif H. Latif dan Bapak. Hasan. Hingga saat ini terdapat 1,5 hektar lahan untuk pengembangan waterpark.



Waterpark Sumekar memiliki beberapa wahana wisata diantaranya adalah kolam renang untuk anak-anak, dewasa, kolam renang untuk perlombaan, waterslide, sepeda air, flying fox, mini zoo, terdapat rencana baru untuk pembangunan kolam ombak dan wahana gocar. Lokasi waterpark yang strategis (satu jalur dengan wisata religi asta tinggi) dan memiliki tempat di dataran tinggi membuat objek wisata ini menjadi primadona untuk warga Madura dan sekitarnya. Harga tiket masuk yang relatif murah (20.000 untuk hari biasa dan 25.000 untuk weekend)membuat waterpark ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Terdapat 47 karyawan yang membantu operasional di waterpark ini. Saat ini Waterpark Sumekar dipimpin oleh Zainul Latif yang sebelumnya di pegang oleh H. Risnu (tahun 2012- januari 2016). Pendapatan rata-rata waterpark Sumekar adalah 100-200 juta/ bulan dan dapat mengangkat perekonomian sekitar waterpark.


Untuk kalian yang ingin mengunjungi Waterpark Sumekar ini maka harus membayar 20.000/orang untuk hari masuk dari senin - sabtu, sedangkan untuk hari liburan maka harus membanyar 25.000/orang. Waterpark ini hanya buka pada jam 08.00 - 17.00. Jika untuk kalian ingin reunian dengan teman-teman SMA, acara keluarga, acara kampus atau sekolah bahkan lainnya maka bisa menghubungi dan konsultasi dengan pihak terkait di Water Park Sumekar.



                                                                          Desa Kasengan, Selasa 17 Desember 2019 Pukul 10.00

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Flickr

Random Posts