Wednesday, July 20, 2016

Kerupuk Puli Khas Kasengan Sumenep



Wawancara dengan Bu Waris

Rabu pagi (20/7) kelompok KKN 17 dari Universitas Trunojoyo Madura mengunjungi home industri kerupuk puli. Home industri kerupuk puli yang ada di Desa Kasengan ini beralamat tepat di samping Balai Desa Kasengan, Kabupaten Sumenep. Kerupuk yang sedap dimakan bersama nasi ini sudah dikembangkan oleh Bu H. Waris sejak 16 tahun lamanya. Resep merupakan turun temurun. Perkembangan home industri di Desa Kasengan terbilang cukup baik, bahkan tetangga Bu Waris juga mengelola usaha pembuatan tahu yang berproduksi hampir setiap hari.
Kerupuk puli milik Bu Waris sudah dipasaran hampir di seluruh Kasengan dan bahkan sudah sampai ke Kota Sumenep, terakhir menurut informasi yang kami peroleh, kerupuk puli ini juga sudah ada permintaan dari Jakarta sebanyak 100 kg. Harga per kilo dibandrol Rp 16.000. Sehari Bu Waris bisa membuat kerupuk puli 50 kg.  Proses pembuatan kerupuk puli juga tidak terlalu sulit. Hanya dengan bahan baku tepung terigu tapioka dan rempah-rempah secukupnya, kita bisa membuat kerupuk puli bikinan sendiri. Kendala yang sering dihadapai dalam usaha ini adalah cuaca yang tidak menentu. Sebab, diperlukan cahaya matahari untuk proses penjemuran yang kemudian baru bisa dilanjutkan ke proses terakhir penggorengan.

Kerupuk Puli masih mentahan


Pemasaran yang dilakukan oleh Bu Waris masih terbilang biasa, dari mulut ke mulut. Bu Waris tidak menggunakan media internet dan juga tidak merambah ke pasar yang lebih besar karena terkendala tenaga kerja. Bu Waris hanya memperkerjakan 2-3 orang untuk membantu proses pembuatan kerupuk puli. Bu Waris bisa setiap hari berproduksi untuk membuat kerupuk puli, selain usaha ini sebagai pekerjaan sampingan, Bu Waris juga bekerja sebagai guru di sebuah R.A di Desa Kasengan, Sumenep.

Foto bersama dengan bu Waris

1 comment:

Powered by Blogger.

Flickr

Random Posts