Thursday, July 28, 2016

Janji Suci KKN 17 dan Desa Kasengan



Matahari menampakkan diri dari peraduannya. Ia melingsut sesuai dengan peredaran waktu. Menunjukkan fenomena matahari terbit. Bulan besar itu menyusup diantara gerombolan awan-awan pagi. Menyisip diantara gedung-gedung tinggi kota besar. Sebuah mobil melaju di atas jalanan besar beraspal. Mobil berwarna silver itu menuju ke arah pelabuhan Tanjung Perak. Mengejar waktu untuk sampai ke tempat tujuannya, Universitas Trunojoyo Madura.
Terlihat guratan rasa resah pada dua mahasiswi dalam mobil tersebut. Mereka sedikit khawatir terlambat mengikuti upacara pembukaan pemberangkatan KKN. Salah satu mahasiswi dalam mobil tersebut adalah aku. Aku menumpang mobil temanku untuk berangkat menuju ke kampus unuk mengikuti upacara pemberangkatan KKN. Sesampainya disana, upacara sudah dimulai. Aku berada pada barisan belakang.
Pukul 10.30 WIB, kelompok KKN 17 memulai perjalanan ke Desa Kasengan, Kecamatan Manding, dan Kabupaten Sumenep. Kami menempuh perjalanan dalam kurun waktu kurang lebih 5 jam menuju ke Desa Kasengan. Sesampainya di Desa Kasengan, kelompok kami disambut dengan aparatur desa. Kelompok kami mendapatkan wejangan dari Bapak Syamsul Huda selaku sekeraris desa. Salah satu pesan beliau yang paling kuingat adalah rezeki tidak selalu berasal dari PNS. Allah SWT memberikan rezeki melalui berbagai jalan. Jadi, jangan terlalu mengejar kedudukan PNS.
Semua aparatur desa sangat hangat dan ramah saat menyambut kedatangan kami disini. Mereka sangat terbuka akan kedatangan kami. Hal itu membuat kami semakin bersemangat untuk berusaha melakukan yang terbaik untuk Desa Kasengan ini. Sesuai dengan slogan yang kami buat siap bekerja, siap mengabdi. Semoga slogan itu akan terpatri dalam hati kami hingga akhir.  








0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Flickr

Random Posts